
Refleksi:
There is so much hate in world right now…!
Lihatlah di sekitar, lihat pula dimana-mana, dalam beragam rupa, kebencian tampaknya hadir bahkan terus tumbuh. Bisa saja bermula dari hal-hal yang sederhana, yang memicu dan berdampak kemana-mana. Misal, mulai dengan ngga suka dengan hari Senin (padahal, hari Senin salah apa ya?),lalu berdampak pada mood kerja atau aktivitas, juga relasi-komunikasi dengan yang lain. Atau, bisa juga bermula dari iri hati.
Dan kita perlu serius melawan kebencian. Mulai dari diri kita. Berpalinglah dari hidup di bawah awan gelap kebencian. Semoga kita diberikan keberanian untuk menghapus kebencian dalam diri, itu mungkin bagian dari usaha kita mengampuni, sama seperti kita telah diampuni. Bahkan cara kita mengasihi diri sendiri. Kebencian hanya menjadi racun yang sungguh merugikan kita. Ingat pula, kasih mampu menghapus kebencian. Kasih itu kita terjemahkan dalam perbuatan, yang mendidik, yang membawa perubahan. Kasih itu pun sesekali bisa tampil dalam bentuk teguran!
Aksi:
Cobalah mengingat berbagai hal atau pun orang-orang yang mendatangkan kebencian dalam dirimu. Berdoalah agar Tuhan memampukanmu menghapus segala kebencian dalam dirimu, menggantikannya dengan kasih, pertama-tama kepada dirimu sendiri, dan kemudian kepada orang-orang yang engkau benci.
Temukanlah bahwa keberanian untuk melawan rasa benci memiliki kekuatan untuk menyembuhkan luka terdalam, bahkan membawa kedamaian bagi hati dan jiwa kita.
